Posted in The Journey...

Ied Mubarak

Bagaimana Ucapan Iedul Fitri yang Sesuai Sunnah?

Oleh : Redaksi Salam Dakwah

Sehubungan dengan akan datangnya Idhul Fitri, sering kita dengar tersebar ucapan: 

“MOHON MAAF LAHIR & BATHIN ”. 

Seolah-olah saat Idhul Fithri hanya khusus untuk minta maaf.

Sungguh sebuah kekeliruan, karena Idhul Fithri bukanlah waktu khusus untuk saling maaf memaafkan. 

Memaafkan bisa kapan saja tidak terpaku dihari Idhul Fitri. 

Demikian Rasulullah mengajarkan kita. 

Tidak ada satu ayat Qur’an ataupun suatu Hadist yang menunjukan keharusan mengucapkan “ Mohon Maaf Lahir dan Batin ” disaat-saat Idhul Fitri.

Satu lagi, saat Idhul Fithri, yakni mengucapan :
“MINAL ‘AIDIN WAL FAIZIN”.

Arti dari ucapan tersebut adalah :
“ Kita kembali dan meraih kemenangan ”

KITA MAU KEMBALI KEMANA? 

Apa pada ketaatan atau kemaksiatan? 

Meraih kemenangan? 

Kemenangan apa? 

Apakah kita menang melawan bulan Ramadhan sehingga kita bisa kembali berbuat keburukan? 

Satu hal lagi yang mesti dipahami, setiap kali ada yang ucapkan
“ Minal ‘Aidin wal Faizin ” 

Lantas diikuti dengan kalimat
“ Mohon Maaf Lahir dan Batin ”. 

Karena mungkin kita mengira artinya adalah kalimat selanjutnya. 

Ini sungguh KELIRU luar biasa.

Coba saja sampaikan kalimat itu pada saudara-saudara seiman kita di Pakistan, Turki, Saudi Arabia atau negara-negara lain….

PASTI PADA BINGUNG!.

Sebagaimana diterangkan di atas, dari sisi makna kalimat ini keliru sehingga sudah sepantasnya kita HINDARI.

Ucapan yang lebih baik dan dicontohkan langsung oleh para sahabat ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ , yaitu :

“TAQOBBALALLAHU MINNA WA MINKUM”
( Semoga Allah menerima amalku dan amal kalian ) 

Jadi lebih baik, ucapan / SMS /BBM kita :

” Selamat Hari Raya Idhul Fitri. Taqobbalallahu minna wa minkum ”
( Semoga Allah menerima amalku dan amal kalian )

dan saya sekeluarga menghaturkan :

“Taqobballahu Minna Wa Minkum, Selamat Idul Fitri 1435 H, Semoga Allah Swt bisa mempertemukan kembali kita dengan Ramadhan tahun depan”

View on Path

Advertisements

Author:

emak-emak yang rempong sendiri dengan urusan anak-anak, suami beserta isi rumahnya...

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s