Posted in The Journey...

Soboro Bread “The Korean Bread”

Malang beberapa hari ini terutama pada sore hari “dilimpahi” hujan yang terus menerus…, anak-anak jadi ga bisa beraktifitas diluar rumah dan dingin-dingin seperti ini emang paling enak menghabiskan waktu didalam rumah saja….sambil nonton tivi, menemani anak-anak bermain lompat-lompatan, berchatting ria, bahkan berdiskusi dengan teman-teman lewat grup-grup baik di whatsapp ataupun di blackberry group…

Gara-gara diskusi ini tiba-tiba perut kerucukan, mau makan nasi kok rasanya terlalu berat, mau beli gorengan kok masih hujan deras banget diluar sana, karena biasanya yang bikin cepat lapar adalah acara ber”diskusi”, maka paling enak nih kalau bikin cemilan…hahahaha, apalagi yang dibahas soal demo…wah…bisa panjang dan lama ceritanya…, aaah saya kan ga sepandai teman-teman disana yang sekolah dengan biaya ratusan juta itu, tapi saya bolehlah dibilang lumayan jago kalau urusan demo masak…hahahahaha *sombong amat*, padahal resep juga masih nyontek ini…

Kali ini saya ngublek-ngublek isi lemari…., ada bahan apa saja yang bisa dibikin camilan sore ini….hhhmmmm….ternyata masih ada selai kacang dilemari kulkas…okeee…mari kita googling yang berbau-bau selai kacang…ketemu deh resep ini… Soboro bread…roti asal korea yang empuk dan manis gurih, resep asli aku ambil dari blog’nya mba’ Melviana, bisa diklik disini , simple ga pakai ribet karena baking kali ini dibarengi dengan menemani dua balitaku bermain dan sambil mantengi perkembangan diskusi “demo” yang lagi marak di grup smartphone…, jadi ga mungkin pake ribet kan…????

Soboro bread ini konon dinamai soboro karena penampilannya yang jelek “soboro” tapi mempunyai citarasa yang manis karena ada gulanya dan juga chruncy karena ada selai kacangnya…itu yang aku tau dari googling…, bahannya pun juga cukup simple…..

Image

Resep Soboro Bread
sumber : Aneka Bakery paling Favorit A. Yahya Hastuti dengan modifikasi oleh cintaresep

Bahan :

250 gr terigu protein tinggi
5 gr ragi instan
10 gr susu bubuk >> ak tambahi jadi 25 gram susu bubuk, ak pake susu bubuk anakku yang berusia 3tahun
1 gr bread improver >> aku skip, karena ga punya…hehehehe
2 kuning telur >> aku pakai telur ayam kampung
30 gr gula pasir
100 ml air
30 gr margarin
1/8 sdt garam >> aku pakai ajian kira-kira saja *grin*

Topping :

30 gr margarin
90 gr gula pasir >> aku jadikan 100 gram gula pasir
1oo gr terigu protein sedang *segitigabiru*
20 gr selai kacang >> aku jadikan 35 gram

Bahan Celupan :

200 ml air

Cara membuat :

1. Campur terigu, ragi, gula pasir, bread improver (aku skip) dan susu bubuk. Tambahkan telur, lalu air sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga kalis. (lebih bagus kalo pakai mixer roti) >> aku pakai mixer roti karena sekali lagi menghemat waktu biar bisa sambil momong+chattingan… *grin*

Image

2. Tambahkan margarin dan garam, lalu uleni hingga kalis elastis. Diamkan selama 30 menit hingga mengembang
3. untuk Toppingnya : kocok gula dan margarin hingga lembut dan berubah warna agak pucat. Tambahkan selai kacang. kocok hingga bercampur rata. masukkan tepung terigu. Aduk2 dengan tangan hingga berbentuk gumpalan atau butiran kecil
4. Kempiskan adonan dengan cara meninju2nya. Timbang masing2 seberat 30 gr, lalu bulatkan. Celupkan adonan yg telah dibulatkan pada air, lalu tekan2 pada bahan topping agar menempel pada roti.
5. Diamkan selama 20-30 menit
6. panggang dalam oven dengan suhu 200 derajat celcius selama 15-20 menit

Image
7. tunggu agak dingin, roti siap disajikan

untuk penyajian sekitar 15 buah >> aku jadi 13 buah karena ternyata berat perbulatan lebih dari 30 gram..*nyengirlagi*

meskipun banyak yang aku rubah takarannya tapi tidak merubah bentuk dan citarasa hasil akhirnya…, jadinya tetap lembuuuuut banget…..empuk, gurih, chruncy dan manis *seperti saya hahaha* , roti ini bener-bener pas dinikmati sore hari dengan nuansa dingin seperti sore tadi…ditemani dengan secangkir teh pasti lebih mengena dihati…

Image

Selamat menikmati….maaf sisanya tinggal ini…  😀

Posted in The Journey...

Pete pedho cabe merah dengan nasi putih anget untuk cuaca mendung mesra siang ini…., monggo makan siang dulu..

View on Path

Posted in The Journey...

Tanaman Buah dan Bunga Dalam Pot… (TamBuLapot)

Iseng…iseng dan iseng…setiap apa yang aku lakukan dalam waktu ini adalah iseng (yang positif tentunya)…

Setelah sedikit bosan dengan kesibukan baking yang kadang berhasil kadang tidak , maksud ga berhasil adalah ketika anak-anak ga doyan karena emang mereka ga doyan dan menghindari kejenuhan ….*huhuhuhu* #sedih, akhirnya entah kenapa pengen banget rasanya berkebun…awalnya gara-gara beli adenium neo doxon *lupa namanya*Image

dan juga doxon Santa Clause….Image

dengan harga yang murah banget dibanding adenium-adenium yang ada di pasaran bunga dan berhasil berbunga terus sampai sekarang…*alhamdulillah*, lalu tiba-tiba ngelirik dipojokan halaman ada tanaman belimbing sayur yang ga berbuah padahal daunnya rimbun dan tinggi menjulang selama 3 tahun, bolakbalik dipotong bolak balik tumbuh lagi tapi bolakbalik juga ga berbuah…, kesel kan…??

Dengan kekesalan sangat sampe dibela-belain browsing yang sampai sekarang aku ga “ngeh” dengan bahasa pupuknya itu dan ga mungkin banget aku harus membongkar “hutan” kecilku yang sudah nancep di pot-pot masing itu, hanya karena susunan tanah dan pupuknya yang ga sesuai……

Image

akhirnya aku putuskan pake yang biasa-biasa aja deh dengan beli pupuk khusus buah dan bunga..ga lupa juga aku beli tanah siap tanam, seperti ini…

Image

pelan-pelan aku tabur dikit-dikit….daaaan hasilnya setelah dua bulan pemakaian *kaya iklan shampoo ketombe*…taraaaaaImage

sudah berbunga dan berbuah sodara-sodara sekalian…akhirnya…*hahahaha* ini foto aku ambil satu bulan yang lalu sih…sekarang sudah besar-besar buahnya tapi masih hijau, jejingkrakan ga karuan lah, mungkin bagi sebagian orang ini tanaman yang biasa-biasa aja bahkan ini tanaman rumah kampung kalau aku perhatikan, cuman yang menjadi istimewa menurutku adalah “dia” hidup di media pot yang rata-rata emang susaaah banget bisa hidup dan berbuah, meskipun awalnya aku juga mengalaminya….

Ga puas cma dengan belimbing sayur saja akhirnya aku coba menanam cabe rawit dan cabe besar…..tetap dengan cara yang sama, cuman mengandalkan tanah siap tanam dan pupuk non organik khusus buah dan bunga saja….ak tanam biji cabe ini dari bulan Agustus waktu puasaan dan sekarang sudah banyak buahnya….*taraaaaaa*

Image

ini juga dalam pot loo….hehehe…lebay banget ya…, padahal tanaman ini kan biasa aja…tapi lagi-lagi karena ini baru bagiku dan dengan media pot maka ya jadi lebay…hahahahahaha….

Untuk sementara waktu aku puas, karena tenyata rumah yang ga ada kebun tanahnya pun masih bisa menikmati tanaman buah dan bunga, untuk next target lagi ngincer menanam pepaya dan sejenis sayur-sayuran seperti sawi dan wortel…dalam pot juga tentunya…